
Indonesia Bisa !! Ya ! Malam ini akan di adakannya Partai semifinal Sepak bola Sea Games ke-26 antara Indonesia dan Vietnam. Kedua Tim akan tampil semaksimal mungkin agar dapat melaju ke babak final. Di atas kertas para pemain Indonesia mempunyai 7 pemain yang kondisinya bugar, setelah tidak dimainkan pada laga Indonesia dan Malaysia, yang dimenangkan oleh Malaysia dengan skor 1-0. “Selamat untuk Malaysia karena hari ini (kamis-red)mereka bisa memenangkan pertandingan. Saya juga berterima kasih untuk kerja keras pemain-pemain saya. Mereka mengawali permainan yang sulit di babak pertama, tapi mampu memperbaiki kerja, menciptakan lima peluang meskipun tak satu pun menghasilkan gol. Kami sudah maksimal hari ini,” ujar Rahmad usai pertandingan. Namun kekalahan tersebut harus menjadi motivasi bagi Garuda Muda Indonesia sehingga dapat memetik kemenangan di laga nanti malam yang akan di laksanakan di SUGBK.
“Pertandingan hari ini(kamis-red) penting, tapi pertandingan tanggal 19 (semifinal) amat sangat penting. Itu saya sampaikan pada mereka. Saya tahu mungkin mereka kecewa. Tapi mudah-mudahan kekecewaaan itu akan bisa kami obati. Saya berterimakasih pada penonon yang luar biasa mendukung kami. Mohon maaf bila ekspektasi mereka tidak bisa dijawab dengan hasil yang bagus. Kami akan perbaiki di semifinal nanti,” janji RD. Vietnam tidak akan tampil dengan striker sekaligus kapten Nguyen Thanh Long Giang akibat kartu merah di laga menghadapi Laos Kamis lalu.
“Kondisi saya fit dan siap dimainkan. Saya tak sabar ingin main di GBK yang dipenuhi suporter. Itu luar biasa.” ujar Andik Virmansyah. Para Garuda Muda mempunyai motivasi lain: bonus. Penanggung jawab Timnas Bernhard Limbong menyatakan, dirinya menyiapkan bonus dalam jumlah lumayan besar untuk pemain jika berhasil mengalahkan Vietnam dan melaju ke final. “Ini bonus dari saya pribadi dan rekan-rekan pengusaha yang peduli Timnas. PSSi tidak bisa memberikan bonus karena dalam kondisi miskin saat ini,” kata Limbong.
Sementara itu, agus Mauro, manajer ticketing Inasoc(panitia penyelenggara SEA Games XXVI/2011), menjelaskan bahwa harga tiket semifinal dan final harus dinaikan 100 persen untuk menghargai laga itu sendiri. Tiket termurah, yakni di kategori IV, yang semula Rp 50 ribu kini menjadi Rp 100 ribu. Tiket termahal, VVIP, yang semula Rp 500 ribu menjadi Rp 1 juta. (dikutip dari berbagai sumber)
“Pertandingan hari ini(kamis-red) penting, tapi pertandingan tanggal 19 (semifinal) amat sangat penting. Itu saya sampaikan pada mereka. Saya tahu mungkin mereka kecewa. Tapi mudah-mudahan kekecewaaan itu akan bisa kami obati. Saya berterimakasih pada penonon yang luar biasa mendukung kami. Mohon maaf bila ekspektasi mereka tidak bisa dijawab dengan hasil yang bagus. Kami akan perbaiki di semifinal nanti,” janji RD. Vietnam tidak akan tampil dengan striker sekaligus kapten Nguyen Thanh Long Giang akibat kartu merah di laga menghadapi Laos Kamis lalu.
“Kondisi saya fit dan siap dimainkan. Saya tak sabar ingin main di GBK yang dipenuhi suporter. Itu luar biasa.” ujar Andik Virmansyah. Para Garuda Muda mempunyai motivasi lain: bonus. Penanggung jawab Timnas Bernhard Limbong menyatakan, dirinya menyiapkan bonus dalam jumlah lumayan besar untuk pemain jika berhasil mengalahkan Vietnam dan melaju ke final. “Ini bonus dari saya pribadi dan rekan-rekan pengusaha yang peduli Timnas. PSSi tidak bisa memberikan bonus karena dalam kondisi miskin saat ini,” kata Limbong.
Sementara itu, agus Mauro, manajer ticketing Inasoc(panitia penyelenggara SEA Games XXVI/2011), menjelaskan bahwa harga tiket semifinal dan final harus dinaikan 100 persen untuk menghargai laga itu sendiri. Tiket termurah, yakni di kategori IV, yang semula Rp 50 ribu kini menjadi Rp 100 ribu. Tiket termahal, VVIP, yang semula Rp 500 ribu menjadi Rp 1 juta. (dikutip dari berbagai sumber)




